Outlet Igos Center di BE-Mall Pelatihan guru-guru Disdik Cimahi Pelatihan calon teknisi open source Pemkot Cimahi Sentra Percontohan lab open source SMK Negeri I Cimahi Pelatihan guru Al-Irsyad Sata Padalarang

KIRIM SMS PAKAI HURUF BESAR

Posted by: kocil | November 5, 2009 |

Pak Budi Raharjo, kolumnis IT terkenal yang nyambi jadi dosen ITB itu, tadi cerita kalau dia memberi soal sederhana pada mahasiwa, “MENGAPA MENGIRIM SMS HURUF BESAR SEMUA ITU TIDAK BAIK ?”. Salah satu jawaban yang masuk adalah, “karena lebih mahal”.

Sebagai dosen, Pak Budi sedang berusaha menggali kedalaman ‘afektif’ (kepekaan sosial) murid-muridnya. Kalau memberi soal afektif, tentu saja dosen harus siap mendapat jawaban yang cerdas, keminter sampai absurb. Apalagi di dunia IT yang perkembangannya demikian pesat. Ibu-ibu rumah tangga saja sudah bisa pakai facebook sebelum tahu apa itu Internet. Anak SD juga sudah bisa nge-crak game sebelum bisa bicara BASIC. Expect the unexpected.

Ketika memakai fasilitas umum, seperti jalan misalnya, ada rambu-rambu. Makanya sebelum boleh menyetir kendaraan bermotor, setirp sopir harus lulus SIM. Jaman sekarang, dimana pelayanan SAMSAT Polisi sudah bagus, tidak mungkin lulus ujian teori SIM kalau tidak baca-baca peraturan dulu. Jadi kita bisa asumsikan bahwa para pengendara motor dan mobil itu tahu aturan. Kenyataanya, jalan raya masih saja semrawut dan bikin darah tinggi. Itu kasus sudah pada punya SIM semua.

Nah, analogikan bahwa Internet itu jalan raya, dipakai oleh jutaan manusia sedunia. Mungkinkan akan teratur padahal tidak ada keharusan lulus SIM bagi para penikmatnya ? Jawabnya bisa, karena di Internet, semua orang merasa anonymous dan berani. Kalau anda kurang ajar, dengan cepat akan ada yang menghapus pokal anda, bahkan membalasnya. So sebelum turun ke duber (dunia cyber), baca dulu Net Etiqutee. Semoga selamat dan dapat teman banyak di jalan.

under: Opini
Tags:

Leave a response -

Your response: